11 Maret 2008

Jejak Artalyta Suryani di Lampung

Jejak Artalyta Suryani di Lampung

Sejak menjadi tersangka penyuapan terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan, Artalyta Suryani alias Ayin menjadi magnet pemberitaan. Di kediamannya di Jalan Slamet Riyadi, atau Gudang Kaleng, Bandar Lampung sejumlah wartawan sering menyambangi. Rumah itu sepi dan terkunci. Perempuan kelahiran Teluk Betung, Bandar Lampung 46 tahun lalu itu tumbuh besar di komplek pecinan di kota itu.

Selepas menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Bandar Lampung, dia memilih berbisnis dan menikah dengan Suryadharma alias Akiong. Pada tahun 1998, Suryadharma yang merupakan orang dekat Syamsul Nursalim meninggal dunia. Kedekatan suaminya dengan koruptor BLBI itu diteruskan Ayin. Bahkan ketika PT. Dipasena Citra Darmaja mengalami gonjang-ganjing, Ayin menjadi penghubung dengan sejumlah aparat penegak hokum dan wartawan di Lampung.

Bisnis suaminya di bidang property dia lanjutkan. PT. Bukit Alam Surya yang bergerak di bidang property mampu mereklamasi pantai seluas 40 hektar, sepanjang pantai teluk Lampung. Tidak itu saja, dia membangun tempat karaoke Millenium di kawasan Panjang Bandar Lampung. Tempat hiburan yang cukup mewah dan menjaga privasi pengunjungnya. Sejumlah pengacara kondang dari Jakarta sering terlihat nongkrong di tempat ini. “Apalagi saat ramainya kasus antara Salim Group dan Garuda Panca Artha beberapa waktu lalu,” ujar Romy Darma, anak Ayin sebelum kasus ibunya mencuat.

Tidak itu saja, Ayin yang telah menyerahkan kerajaan bisnis Bukit Alam Surya ke putranya, Romy Darma itu, membangun perumahan elit di bukit Camang Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Dalam setiap usahanya, Ayin mempunyai cirri serba tertutup. Itu terlihat dari penjagaan yang super ketat terhadap tempat usahanya. Tidak sembarang orang bisa masuk.

Perumahan elit di bukit Camang misalnya, sekitar 15 orang petugas keamanan menjaga secara berlapis. Mereka akan menghalau siapa saja yang hendak masuk. Keadaan itu sangat bertolak belakang dengan sifat Ayin yang supel dan pandai bergaul. Tidak mengherankan jika kemudian ia dekat dengan semua kalangan. Dari pejabat local Lampung hingga aparat penegak hokum. “Itu yang membuat kita susah bersaing dengan bisnisnya. Apalagi kalau sudah berebut tender dengannya,” kata salah seorang pengusahan konstruksi di Lampung.

Kesibukannya yang luar biasa membuat kerajaan bisnisnya di serahkan ke putra kesayangannya, Romy Darma. Pergaulannya itu membawa ke arus politik. Di kalangan politisi Lampung, Ayin pernah dekat dengan Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Lampung, Alzier Dianis Thabranie. Kedekatan itu diakui Alzier. “Saya akan menjenguk dia di tahanan. Dia menjadi korban dan banyak membantu,” kata Alzier. Aktifitasnya di bidang politik diduga karena pergaulannya dengan Alzier.

Ayin juga terlihat sibuk saat Gus Dur menyambangi Lampung untuk hajatan Masura (Majelis Ulama Rakyat) Gus Dur beberpa waktu lalu. “Dia menjadi salah satu penyandang dana setiap kegiatan Partai Kebangkitan Bangsa di Lampung,” kata salah seorang aktifis PKB Lampung. Nurochman

Label: